RUU Provinsi Bali Sedang Dibahas Prolegnas, Ini Pengakuan Mardani Ali Sera

02/04/2021 09:53
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan cindramata kepada pimpinan rombongan Diplomasi Parlemen Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana
banner-single

DENPASAR Jurnal Bali.com

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menegaskan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Provinsi Bali yang sudah bertahun-tahun diusulkan oleh Pemprov bali, kini telah memasuki babak pembahasan di Prolegnas DPR RI untuk segera diundangkan.

————————

Hal itu disampaikannya saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) rombongan Diplomasi Parlemen Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ke Provinsi Bali yang dipimpin oleh  Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana, di ruang rapat Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis 1 April 2021.

Mardani Ali Sera yang berkesempatan menyampaikan sambutan dalam kunjungan tersebut menegaskan, masyarakat Indonesia saat ini harus sudah mulai merubah paradigma. Masyarakat Indonesia yang majemuk dengan keunikan dan ciri khas masing – masing daerahnya harus mulai ditonjolkan, guna menarik minat kunjungan wisatawan yang merata ke tiap daerah.

Baca Juga :   Doni Monardo Akui Penanganan Covid-19 Bali Dapat Prioritas

“Indonesia tidak bisa diseragamkan, kita harus mulai yakini itu. Kita harus tonjolkan keunikan dan keunggulan yang ada disetiap daerah,” ujarnya sembari mengatakan bahwa pengajuang Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemerintah Provinsi Bali yang saat ini sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) bersama 12 pengajuan RUU daerah lainnya yang mengikuti jejak Bali, dan saat ini sedang menunggu tahap pembahasan.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Rombongan BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana, menyatakan Kunker ke Bali kali ini guna memperoleh masukan dan bahan guna mendukung dan mengangkat perekonomian melalui pariwisata bagi Indonesia, khususnya Bali. Masukan dan bahan – bahan  tersebut akan disampaikan sebagai senjata diplomasi bilateral maupun multilateral saat kunjungan kerja ke luar negeri. 

Dengan harapan dapat terjalin kerjasama di bidang pariwisata yang berdampak positif bagi Bali. Seperti halnya dalam waktu dekat ini BKSAP akan melaksanakan kunjungan ke Maroko, yang memiliki keunggulan geografis dekat dengan Eropa, Portugal dsb yang merupakan pusat wisatawan berkualitas.

Baca Juga :   Gubernur Koster Sebut Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bali Capai 93 Persen

“Satu program yang bisa terbangun dalam kunjungan tersebut nantinya terbentuk kerjasama sister province dengan Maroco. Seperti diketahui, salah satu kotanya Maracas memiliki tingkat kunjungan 12,3 juta wisatawan mancanegara per tahun. Lokasinya bersebelahan dengan Eropa bagian selatan, semoga ini bisa menjadi kantong wisatawan baru bagi Indonesia dan Bali. Tentunya wisatawan yang berkualitas,” ujar Supadma Rudana. */Bil/Hms

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya