Tim Yustisi Terus Bergerak, Jaring Lagi 5 Orang Pelanggar Prokes

24/04/2021 04:07
Tim Gabungan yang terdiri atas unsur TNI/Polri, Dishub, Sat Pol PP bersinergi dengan Linmas, Satgas Gotong Royong Desa/Lurah dan Desa Adat secara rutin menggelar Razia PPKM Skala mikro
banner-single

DENPASAR Jurnalbali.com

Walaupun dalam suasana Hari Raya Penampakan Kuningan,tak surut-surut Tim Yustisi Kota Denpasar bergerak dalam meminimalisir penyebaran penularan virus covid-19 di Kota Denpasar. Dimana kegiatan yang dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro berbasis Desa/Kelurahan kali ini dilaksanakan di beberapa titik di Kota Denpasar, diantaranya di simpang Tohpati, dan simpang Cokroaminoto Denpasar, yang dilaksanakan pada Jumat (23/4) pagi.

———————–

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan dalam pelaksanaan penerapan disiplin protokol kesehatan ini  lebih menyasar kepada masyarakat dan pengendara yang belum menaati protokol kesehatan.

Lebih lanjut dikatakannya, dari kegiatan operasi pemantauan prokes kali ini  mendapati sebanyak 5 orang pelanggar prokes. Karena kelima orang pelanggar prokes ini didapati menggunakan masker dengan tidak benar sehingga hanya berikan edukasi dan pembinaan serta push up sehingga dapat menggunakan sarana prokes dengan benar dan tidak mengulangi kesalahannya kembali, ujar Dewa Sayoga.

Baca Juga :   KPU Laporkan, Pilwali Denpasar 2020 Hemat Anggaran Rp 7 Miliar Lebih

Selebihnya dikatakan Dewa Sayoga, selain pelaksanaan operasi pemantauan prokes yang dilaksanakan di simpang Tohpati dan simpang Cokroaminoto, kami juga melaksanakan pemantauan penerapan prokes kepada pedagang dan masyarakat sekitar yang berjualan di sekitar pasar Kumbasari, ujarnya. “Dengan rutin dan gencar dilaksanakan pemantauan protokol kesehatan dan keamanan, kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes, baik itu menjaga kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan dengan air mengalir, dan menggunakan sanitizer, sehingga dapat terbebas dari paparan virus dan dapat menekan angka penyebaran virus di Kota Denpasar,” pungkas Kasatpol PP Dewa Sayoga. (*/Sin)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya