Walau Selamat Tinggal ‘Aspal Dedak’ Kualitas Aspal Jalan di Masang Pacar Buruk

03/08/2021 03:29
Sebagian ruas jalan yang baru diaspal retak dan rapuh. (FOTO/Ist)
banner-single

LABUAN BAJO Jurnalbali.com

Benar bahwa masyarakat Kecamatan Pacar dan Masang Pacar menyambut gembira pengaspalan ruas jalan yang terbentang di dua kecamatan itu yang telah dinantikan selama 76 tahun sejak Indonesia merdeka. Namun pengerjaannya yang terkesan asal-asalan sungguh disesalkan.

Wakil Ketua DPRD Manggarai Barat (Mabar), Marselinus Jeramun sangat sesalkan kualitas pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Noa (Perbatasan Kecamatan Pacar dan Kecamatan Kuwus-red) dengan Desa Rego di Kecamatan Masang Pacar.

‘Memang tidak semuanya buruk kualitasnya. Tetapi saya sering lewat di situ, saya lihat ada banyak aspal yang sudah rusak. Saya yakin di musim hujan seperti sekarang ini, jalan aspal yang sudah ada  akan segera rusak,’ ujar Marsel via sambungan telepon seluler Senin 2 Agustus 2021.

Melihat kondisi pengaspalan jalan seperi itu, Kader PAN Mabar ini meminta Dinas PUPR Provinsi NTT untuk segera melakukan evaluasi dan selanjutnya mengawasi cara kerja para kontraktor yang mengerjakan pengaspalan jalan di kecamatan Pacar dan Masang Pacar.

‘Tidak hanya Dinas PUPR Provinsi, saya juga minta semua anggota DPRD Provinsi NTT dari dapil Manggarai Raya, dimana termasuk di dalamnya ada anggota DPRD Provinsi dari Manggarai Barat supaya ikut mengawasi dan memberikan solusi segera,’ ujarnya.

Solusi itu penting kata Marsel agar jalan yang baru dinikmati masyarakat Kecamatan Pacar dan Masang Pacar tidak cepat rusak. ‘Kasian anggaran APBD Provinsi NTT kalau kualitas jalannya sangat buruk,’ kata Marsel.

Lepas dari beberapa kerusakan aspal yang ada, hamper semua warga Kecamatan Pacar dan Masang Pacar berkomentar positif tentang pengaspalan tersebut, terutama di Media Sosial Facebook.

Postingan status facebook maupun komen-komen terhadap berita pengaspalan jalan tersebut umumnya positif dan menambut gembira.

Baca Juga :   Putra Labuan Bajo Raih Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian, Unwar Denpasar

Salah seorang warga Kecamatan Masang Pacar, Aloysius Basri yang sempat videokan perjalanannya melintasi Kecamatan Pacar dan Masang Pacar beberapa hari lalu, bahkan terang-terangan memuji dan berterimakasih kepada Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

‘Terimakasih Gubernur NTT. Warga kami di dua kecamatan ini yang sudah puluhan tahun merindukan jalan aspal, akhirnya bias menikmati jalan yang bagus,’ ujarnya.

Ada juga pemilik akun Facebook lainnya yang menulis komentar unik. “Selamat tinggal aspal dedak,’ tulis seorang pemilik akun facebook.

Yang dimaksud aspal ‘dedak’ adalah dedak padi yang biasa digunakan warga selama ini bila kendaraan roda empat atau roda enam slip di jalan karena jalanan licin. Dedak padi tersebut disiram hingga menutupi tanah, sehingga roda kendaraan bias lewat dengan aman. (*Bil)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya