Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Melejit, Ini Angkanya

12/02/2021 02:13
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
banner-single

DENPASAR Jurnal Bali –

Semoga sebuah pertanda baik, jumlah pasien covid-19 yang terkonfirmasi sembuh di Kota Denpasar pada Jumat, 12 Februari 2021, mencatat kenaikan yang signifikan. Jika dibandingkan dengan pasien yang terkonfirmasi positif, angka kesembuhan melajit jauh dari jumlah pasien yang terkonfirmasi positif. Meski demikian, Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai tetap mengingatkan warga Denpasar untuk selalu waspada, selalu taat menerapkan protocol kesehatan 3M dan mematuhi PPKM skala mikro. “Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis,” imbuhnya

 

Pada Jumat 12 Februari 2021, di ibukota Provinsi Bali ini mencatat penambahan kasus sembuh Covid-19 sebanyak 116 orang. Jumlah ini terbilang cukup jarang terjadi. Sementara itu kasus positif Covid-19  mengalami penambahan sebanyak 21 orang. Kendati demikian, kewaspadaan, mawas diri serta disiplin protokol kesehatan harus terus diterapkan.

“Hari ini kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 116 orang dan kasus sembuh bertambah 21 orang, tren penularan saat ini masih terjadi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (12/2).

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga :   Tim Yustisi Denpasar Rapid Test Antigen 6 Pelanggar Prokes

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak  masyarakat untuk mengurangi mobilitas,  dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan. “Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya

Warga Berpenyakit Bawaan Harus Disiplin

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 9.002  kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 7.855 orang  (87,26 persen), meninggal dunia sebanyak 161 orang (1,79 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  986 orang (10,95 persen).

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. */Bil

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya