Posko Terpadu Covid-19 Desa Pemogan test PCR, 7 Orang Positif

14/02/2021 11:50
Tim keehatan dari Posko Terpadu Covid-19 Desa Pemogan melakukan test PCR kepada warga dan ditemukan 7 Orang Positif Covid-19
banner-single

DENPASAR Jurnal Bali –

Langkah pencegahan  dalam percepatan penanganan covid-19 melalui satgas covid-19 Kota Denpasar gencar dilaksanakan. Pada Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan dibarengi dengan langkah testing kepada 18 orang masyarakat kontak erat dengan Kasus Terkonfirmasi Positif dengan hasil uji swab PCR, 7 orang dinyatakan postif Covid-19. Kegiatan  ini dilaksanakan beberapa hari lalu di Kantor Desa Pemogan dengan hasil uji swab pada Minggu 14 Februari 2021.

Perbekel Desa Pemogan, I Made Suwirya mengatakan pelaksanaan kegiatan posko terpadu tangguh covid 19 Desa Pemogan dalam PPKM Mikro telah berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pihaknya melibatkan Kasubdit Dokpol Bidokes Polda Bali AKBP.  dr. Nyoman Gustama,M.M didampingi Kaposko Desa Pemogan I Made Suwirya Wakaposko Desa Pemogan Bhabinkamtibmas Aiptu I Nengah Murdana dan Bahbinsa Desa Pemogan Sertu I Made Mastra dengan pelaksanaan edukasi tentang prokes dan juga melaksanakan tracing kepada masyarakat kontak erat dengan warga yang dinyatakan terpapar covid-19. “Pada Hari Kamis lalu kami telah melaksanakan tracing di Puskesmas III Densel kepada 18 orang kontak erat dengan masyarakat yang  terkonfirmasi positif covid-19. Dari tracing ini dinyatakan 7 orang terkonfirmasi positif,” ujar Suwirya.

Lebih lanjut disampaikan dari hasil tes  swab 7 orang positif akan dilaksanakan karantina  Tentu kami berharap dari langkah ini dapat melakukan pelaksanaan program 3T berkaitan dengan tracing, testing, dan treatment. Disamping itu disinergikan dengan program penerapan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, menghindari kerumunan dan mentaati aturan.

Lokasi edukasi dalam penerapan disiplin prokes 6 M dilaksanakan menyasar pasar desa dan juga kawasan Taman Pancing. Antisipasi ini pihaknya mendapati adanya masyarakat yang melakukan aktivitas di Taman Mancing, seperti memancing maupun berolahraga. Sosialisasi dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Nomor 180/067/Hk/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dan Desa Adat Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Kota Denpasar. Mengingat dalam surat edaran tersebut setiap orang, pelaku usaha, pengelola penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas, berkewajiban melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :   Update Covid-19 di Kota Denpasar, Pasien Sembuh Meningkat 140 Orang

“Pentingnya program PPKM berbasis mikro ini dapat terus tersosialisasikan kepada masyarakat yang nantinya secara bersama-sama dapat memahami terlebih penularan Covid-19 di wilayah Kota Denpasar masih tinggi, sehingga disiplin prokes ini dapat terus ditingkatkan serta mampu menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan,” ungkapnya. */Bil

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya