Presiden Jokowi Perintahkan Cari 45 Orang Korban Hilang Bencana NTT

10/04/2021 06:06
Presiden RI Jokowi saat berkunjung ke Adonara mengunjungi korban bencana banjir bandang NTT
banner-single

KUPANG Jurnal Bali.com

Presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk terus mencari 45 orang yang hilang akibat bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi mengatakan, salah satu kendala dalam pencarian adalah lokasi yang bebatuan.

———————-

“Tapi kita lihat di lapangan memang keadaanya bebatuan besar yang itu menyulitkan alat-alat berat. Tapi saya perintahkan dicari dan ditemukan yang hilang 45 orang,” ujar Jokowi saat mendatangi lokasi bencana di Desa Amakaka, Kabupaten Lembata, NTT, dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/4/2021)…

Jokowi mengatakan, salah satu kendala dalam pencarian adalah lokasi yang bebatuan. “Tapi kita lihat di lapangan memang keadaanya bebatuan besar yang itu menyulitkan alat-alat berat. Tapi saya perintahkan dicari dan ditemukan yang hilang 45 orang,” ujar Jokowi saat mendatangi lokasi bencana di Desa Amakaka, Kabupaten Lembata, NTT, dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga :   Hari Pertama Dibuka, Rekening Donasi untuk Korban Bencana NTT Terisi Lima Juta

Jokowi juga memastikan logistik seluruh pengungsi di NTT tercukupi. Selain itu, Jokowi juga berencana merelokasi warga yang terdampak bencana. Hal itu telah dibicarakan Jokowi dengan Gubernur NTT serta Bupati Lembata. “Nanti dengan persetujuan masyarakat, lokasi ini akan dipindahkan, direlokasi, dan secepatnya akan dibangun. Dalam waktu yang secepat-cepatnya,” ujar Jokowi.

Jokowi juga mengucapkan duka cita atas korban yang berjatuhan. “Terakhir saya secara pribadi mewakili pemerintah mengucapkan duga mendalam atas korban yang ada. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, diberikan tempat terbaik dan yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran,” ujar Jokowi.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Akan Kunjungi Korban Banjir Bandang Adonara

Sebelumnya diberitakan, jumlah korban jiwa akibat bencana banjir di NTT mencapai 163 orang. Adapun penyebab banjir bandang serta tanah longsor yang menimpa wilayah NTT karena siklon tropis seroja dan intensitas hujan yang tinggi. “Salah satu dari wanita yang ditawarkan oleh pelaku yakni perempuan asing warga Uzbekistan,” tutur Kapolresta.

Selain mengamankan pelaku, dalam penggerebekan tersebut, alat kontrasepsi telah terpakai, sprei, handuk, kondom, handphone dan uang tunai Rp4,8 juta. Kepada polisi, pelaku asal Medan, Sumatera Utara ini mengaku menjalankan aksinya sejak akhir tahun 2020. (*/Bil)

 

Foto

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi lokasi bencana banjir bandang di Desa Amakaka, Kabupaten Lembata, NTT, Jumat (9/4/2021).

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya