Bangun Jalan Menuju Gereja Tanggar Laban Bajo, Ini Sumbangan Dewan Mabar

19/12/2021 01:52
Cape menunggu janji Pemerintah yang tak kunjung terwujud, warga akhirnya secara mandiri bangun jalan menuju Gereja. (FOTO/Rio)
banner-single

LABUAN BAJO Jurnalbali.com –

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Barat, kucurkan anggaran senilai 150 juta untuk bangun jalan model telefor menuju Gereja dan SDI Tanggar, Desa pemekaran Golo Tanggar, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Flores- NTT. Hal tersebut disampaikan anggota dewan Mabar, Blasius Janu pada Sabtu, 18 Desember 2021.

———————-

Blasius Janu menjelaskan bahwa sesungguhnya DPRD sudah menganggarkan untuk bangun jalan menuju Gereja Stasi Tanggar. Karena selain umat yang ke Gereja, jalan tersebut juga dipakai oleh siswa/i dan para guru di SDI Tanggar. “Kasian Bapak dan Ibu guru di tanggar itu jalan kaki,” ujar Politisi partai Hanura Mabar ini.

Menurutnya, pada tahun 2022 jalan menuju Gereja dan SDI Tanggar akan segera dikerjakan. Ada pun sumber dananya yakni dari Pokir. “Anggarannya 150 juta yang bersumber dari Pokir. Saya senang kalau masyarakat di sana (Desa Pesiapan Golo Tanggar) tekan terus ya biar cepat realisasi,” ujarnya.

Lebi lanjut Blasius Janu menjelaskan bahwa pihaknya masih berupaya untuk menambahkan anggaran dari sumber lain agar kualitas jalan yang akan dibangun betul betul sangat bermanfaat bagi masyarakat lebih khusus anak-anak SDI Tanggar.

“Kami masih berupaya untuk bangun komunikasi dengan Pemda agar ada sumber dana lain yang bisa menambah anggaran,” ujar Blasius Janu.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa pemekeran Golo Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores-NTT kompak bangun jalan sepanjang 300 meter menuju Gereja, Stasi Tanggar di Translok.

Koordinator gerakan masyarakat peduli lingkungan Translok, Stefanus Hadis (48) menjelaskan bahwa warga bekerja sama dengan pengurus Gereja Stasi Tanggar secara gotong royongengerjakan jalan menuju Gereja Stasi Tanggar untuk persiapan Natal 25 Desember 2021.

Baca Juga :   Mampukah Bali Jadi Pulau Eco Enzyme?

“Kami sudah lama merindukan jalan yang bisa dilalui dengan kendaraan menuju Gereja. Karena pemerintah hanya sekedar janji tapu tidak ada satu pun yang realisasi, warga terpaksa inisiatif sendiri untuk bangun ini jalan,” ujarnya ditemui dilokasi pada Jumat, 17 Desember 2021. (*/Rio)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya