Pengerjaan Jalan Jalur Labuan Bajo-Golo Mori Mulai Penyiraman Aspal

04/08/2022 06:52
Salah satu titik ruas jalan Labuan Bajo - Golo Mori yang sudah mulai penyiraman aspal lapisan pertama. (FOTO/Rio/Jurnabali)
banner-single

LABUAN BAJO, Jurnalbali.com –

Pengerjaan proyek jalan dari Labuan Bajo menuju kawasan ekonomi khusus Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Golo Mori sudah mencapai 48,49 %. Hal itu disampakan Andrian Wibisono selaku Staf Teknik dan Adam Ikhya selaku Staf Keselamatan Kesehatan Kerja PT. Wijaya Karya (WIKA) saat ditemui di Labuan Bajo pada Senin, 01 Agustus 2022.

————–

Ia menjelaskan bahwa pengerjaan untuk galian dan timbunan pelebaran jalan sudah hampir rampung. Hanya tinggal beberapa titik kecil saja yang belum timbun karena mengalami sedikit kendala. Namun, pihaknya memastikan bahwa bulan ini sudah mulai penyiraman lapisan aspal pertama.

“Kurang lebih untuk progres sampai saat ini udah mencapai 48, 49%. Kalau untuk galian dan timbunan udah masuk tahap akhir tinggal sedikit lagi. Ada dibeberapa titik yang mungkin galiannya masih belum selesai karena belah bukit  yang tinggi. Ada galian yang mencapai 30 meter” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PT. Wika sudah mulai masuk tahap pekerjaan perkerasan untuk lapisan aspal tahap pertama. Di beberapaa titik sudah mulai penyiraman aspal. “Sekarang kita udah mulai pekerjaan perkerasan mau masuk ke aspalnya. Jadi agregatnya udah mulai di beberapa titik,” ujarnya.

“Bulan depan kita rencananya kita udah mulai (pengerjaan penyiraman) aspal pertama kan ada dua lapis ya, untuk (lapisan) aspal pertama udah mulai,” ujarnya.

Andrian Wibisono menjelaskan bahwa beberapa titik yang sudah mulai pengerjaan perkerasan lapisan aspal pertama itu ada di persawahan Tompong atau sebelum jembatan Nanga Nae, setelah kampung Cumbi atau sebelum pertigaan menuju TPA, dan sebelum kampung Soknar.

“Untuk sementara yang sudah dikerjakan sebelum jembatan Nanga Nae. Itukan udah mulai fondasinya dikerjakan. Kemudian untuk segmen dua setelah Desa Cumbi sampai kepertigaan mau ke TPA kita juga sudah siapkan. Ada beberapa titik mulai fondasi untuk (penyiraman) aspal,” ujarnya.

Baca Juga :   Dugaan Korupsi Marak, Pemda Mabar Berdalih tak Punya Data Aset Tanah Pemda

Meski pengerjaannya tergolong cepat, PT. Wika mengakui jika ada beberapa titik yang memiliki medan terberat  saan galian. Titik terberat setelah jembatan Kenari itukan ada bukit yang tinggi. Gali ke bawah itu sekitar 30 meter. Kemudian ada di kampung Soknar ada tanjakan bukit itu juga tinggi harus kasih turun tapi bulan ini udah selesai. (*/Rio)

Penulis|Rio|Editor|Edo

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya