Hanura Mabar Dorong Kasus Pengalihan Aset Tanah Pemda, Dibawa ke BKD

18/05/2021 08:27
Array
Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Hanura, Blasius Janu
banner-single

LABUAN BAJO Jurnalballi.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat dari Fraksi Hanura, Blasius Janu mendorong kasus dugaan pengalihan asset tanah Pemda Mabar di Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Flores-NTT untuk dilaporkan secara resmi ke Polisi. Hal itu dilakukan untuk mengungkap secara jelas siapa saja aktor yang terlibat. Pernyataan itu disampaikan Blasius Janu pada, Senin 17 Mei 2021 di Labuan Bajo.

———————-

Ia menjelaskan bahwa jika kasus tersebut dilaporkan ke Polisi maka Polisi akan melakukan penyelidikan. “Data langkap langsung lapor polisi nanti polisi yang sidak maupun pemerintah atau oknum oknum DPRD yang menjual tanah tanah negara kepada orang orang tertentu,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa kasus ini tidak harus dibawa ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) Tetapi sebagai bahan evaluasi dan pemulihan nama baik lembaga dewan yang dicatut maka diperlukan supaya kasus dugaan pengalihan aset ini dibawa ke BKD. Blasius Janu menegaskan bahwa dirinya pernah meminta kepada pimpinan Dewan Mabar agar kasus ini segerah dibawa ke BKD. Dan oleh pimpinaan Dewan, kata dia, menyambut baik permintaan tersebut dan akan dijadwalkan usai Lebara.  “Saya juga pernah menyampaikan ini supaya kasus ini dibawa ke BKD untuk dievaluasi untuk DPRD baik yang masih aktif maupun yang sudah keluar dari sini,” ujarnya.

Baca Juga :   Polemik Bangun 7 Ruas Jalan di Labuan Bajo, Ini Jawaban Bupati Mabar

Ia mengaku jika kasus dugaan pengalihan aset tanah Pemda Mabar di Batu Cermin yang menyeret nama oknum Dewan Mabar daan Lembaga DPRD Mabar tersebut segera disidangkan ke BKD. Hal itu untuk mengetahui secara pasti siapa saja anggota DPRD yang masih menjabat dan yang sudah tidak aktif lagi ikut menanda tangani persetujuan dalam pengalihan aset tersebut. “Setelaah lebaran akan bawa ke BKD. Lembaga dewan tidak merasa terganggu. Berani berbuat berani bertanggung jawab. Belum ada oknum anggota dewan yang melapor (kasus ini ke internal dewan). Makanya didorong utk mawa ke BKD supaya clear,” ujarnya. (*/Rio)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya