Denpasar, Badung Masih Penyumbang Terbesar Pasien Positif Covid-19

20/06/2021 11:20
Data Covid-19 pada Minggu 20 Juni 2021
banner-single

DENPASAR Jurnalbali.com

Jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Bali pada Minggu 20 Juni 2021 masih tinggi. Jika sebelumnya, hampir selama dua pekan, jumlah pasien positif melandai dan rata-rata di bawah 50 pasien, akhir pekan kedua bulan Juni naik lagi di atas 100 pasien. Penyumbang terbesar masih dari dua kabupaten yakni Denpasar dan Badung.

Pada Minggu 20 Juni 2021, Denpasar menyumbang pasien positif covid-19 sebanyak 24 orang sementara Badung menymbang 25 orang. Secara keseluruhan, Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Bali merilis data Minggu 20 Juni 2021, pasien terkonfirmasi positif sebanyak sebanyak 106 orang (93 orang melalui Transmisi Lokal dan 12 PPDN dan 1 PPLN),  pasien sembuh sebanyak 37 orang dan 2 pasien meninggal dunia.

Dengan demikian jumlah kasus secara kumulatif menjadi, total pasien positif 48.345 orang, SEMBUH 46.106 orang (95,37%), dan  Meninggal Dunia 1.535 orang (3,18%). Kasus Aktif per hari ini menjadi 704 orang (1,46%).

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.874.213 orang dan vaksin 2 sebanyak 706.089 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 3.073.040 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 492.738 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku sejak tanggal 23 Maret 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Baca Juga :   Hari Pertama PPKM Level 3, Bali Dihantam 1.111 Pasien Positif, Menyodok ke Peringkat 8 Nasional

Pemerintah mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak.

Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik. Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M : Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, danMentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (*/Bil)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya