Pemprov Bali Cairkan Dana Hibah Rp. 132 Miliar Untuk Pengamanan Pemilukada 2024

01/05/2024 06:11
Array
Sekretaris Daerah, Dewa Made Indra, saat diwawancarai wartawan. (FOTO/Rolan)
banner-single

DENPASAR,Jurnal Bali.com 

Pemerintah Provinsi Bali mengkoordinasikan seluruh para Bupati, Walikota dan pihak keamanan baik dari Polda, korem, kodim dan polresta se-Bali untuk menandatangani Naksa Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pengamanan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 27 November 2024. Penandatanganan NPHD Pengamanan Pemilukada Serentak ini dilaksanakan di Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Provinsi Bali, Senin 29 April 2024.

———–

Pemerintah Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris Daerah, Dewa Made Indra mengatakan Hari ini kita sudah menandatangani NPHD nya dan kemudian Paling lambat 14 hari setelah penandatangan NPHD maka dana harus di cairkan.

“Sebelum penandatanganan NPHD ini kami tentu sudah koordinasi dengan kabupaten kota se-Bali bahwa kesiapan anggarannya sudah siap sehingga ketika penandatanganan NPHD ini akan diikuti realisasi anggaran,” Ujar Made Indra.

Ia Menjelaskan sebelumnya Penandatanganan NPHD antara Gubernur dengan ketua KPU dan ketua Bawaslu Provinsi Bali sudah dilaksanakan pada bulan 9 November 2023.  Bupati, Wali kota dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten Kota itu baru dicairkan 40 persen dan 60 persennya akan dicairkan tahun ini dan itu arahan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kalau untuk pihak keamanan akan dicairkan sekaligus.

“Kenapa Karena inikan sudah bulan April berarti akan dicairkan Mei sudah masuk ke tahapan pilkada. Jadi Kalau buat KPU dan Bawaslu pentahapan 40 persen sudah kita realisasikan 9 November 2023. Jadi 60 persennya kami sudah siap tinggal KPU dan Bawaslu mengajukan permohonan kepada Kami,” jelasnya.

Lebih Lanjut, Jumlah dana Pilkada Provinsi bali keseluruhan nya Rp. 237.227.000.000 (Dua ratus Tiga puluh Tujuh miliar Dua Ratus Dua Puluh Tujuh juta) lebih sedikit untuk pilkada Provinsi. Jadi ini sudah termasuk untuk KPU, Bawaslu, Polda, Kodam, dan Korem. Nanti akan ditambah lagi dengan Kabupaten kota. Kalau dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya berbeda karena belum ada pilkada serentak waktu itu dana yang dikeluarkan dari Provinsi Rp.350.000.000.000 (Tiga Ratus Lima Puluh Miliar) lebih, dan sekarang dilakukan secara serentak kita berbagi.  Kalau untuk dana Pengamanan sendiri Rp. 132.000.000.000 (Seratus Tiga Puluh Miliar).

Baca Juga :   Sekda Bali Dorong UMKM Terus Berkembang di Masa Pandemi

Penulis||Rolan||Editor||Edo

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya