Gantikan Prof. Yohanes Usfunan, Emanuel Dewata Oja Pimpin Forkoma PMKRI Bali

10/01/2022 01:03
Serah terima jabatan Ketua Forkoma PMKRI Bali, disaksikan Ketua DPC PMKRI Denpasar, Ino Wedu dan anggota forkoma, Ximenes Alberto. (FOTO/dok PMKRI)
banner-single

DENPASAR Jurnalbali.com

Prof. DR. Yohanes Usfunan,SH,MH, yang sejak Januari tahun 2012 memimpin Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Bali, pada Minggu 9 Januari 2022 mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Forkoma PMKRI Bali.

—————————-

Dalam acara Rapat Anggota Forkoma PMKRI Bali yang turut disaksikan puluhan anggota PMKRI Denpasar Santo Paulus di Marga Siswa PMKRI Denpasar tersebut, terpilih secara aklamasi salah seorang alumini PMKRI Denpasar yakni Drs. Emanuel Dewata Oja sebagai Ketua Forkoma PMKRI Bali periode 2022-2027.

Sebagaimana seniornya Profesor Yohanes Usfunan, Ketua Forkoma PMKRI Bali yang baru, Emanuel Dewata Oja juga adalah kader PMKRI Denpasar yang telah mengenyam Pendidikan dan kaderisasi berjenjang hingga Pendidikan dan kaderisasi paling puncak di PMKRI yaitu Konferensi Nasional PMKRI tahun 1998.

Pria berprofesi sebagai wartawan yang akrab disapa Edo ini pernah menjabat sebagai Ketua DPC PMKRI Santo Paulus Denpasar periode 1989-1990 dan menjabat sebagai Komda PMKRI Wilayah III pada periode 1990-1992.

Sejak menjadi alumni, Edo yang sehari-harinya kini memimpin media Online, bali.poskota.co.id sebagai Direktur Pemberitaan dan CEO jurnalbali.com ini telah menunjukkan dedikasi dan loyalitasnya sebagai alumni dengan terus mendampingi PMKRI Denpasar dari generasi ke generasi sebagai anggota Dewan Pertimbangan.

Ia juga hingga kini aktif dalam organisasi Pers di Bali, antara lain sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali dan Wakil Ketua PWI Bali.

Usai ditetapkan sebagai ketua Forkoma PMKRI Bali masa bhakti 2022-2027, Edo menyatakan akan menuntaskan dan melanjutkan program Kepengurusan Forkoma PMKRI Bali sebelumnya yang dipimpin Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar, Prof. Yohanes Usfunan.

‘Secara pribadi, saya mengapresiasi senior saya, pak Prof Yohanes Usfunan yang telah membuka pintu dan merintis berdirinya Forkoma PMKRI Bali. Selama ini, saya berkomunikasi cukup intens dengan beliau, tentang PMKRI juga tentang situasi sosial politik tanah air yang patut mendapat perhatian khusus dari para alumni PMKRI Denpasar. Selanjutnya saya mohon dukungan adik-adik anggota PMKRI Denpasar. Mari bersama kita besarkan Forkoma Bali dengan semangat Pro Eclesia Et Patria, untuk Gereja dan Negara,’ ujar Edo.

Baca Juga :   Bali dan Tiga Kabupaten/Kota Capai Realisasi APBD Tertinggi sampai Maret 2022

Usai terpilih menjadi Ketua Forkoma PMKRI Bali periode 2021-2027, dilakukan juga serah terima jabatan oleh ketua Forkoma sebelumnya Prof. Yohanes Usfunan. Pemilihan Ketua Forkoma tersebut difasilitasi oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Cab Denpasar Sanctus Paulus.

“Sudah saatnya Forkoma PMKRI Bali bangkit dan solid. Bangkit untuk menghimpun kembali Alumni PMKRI Cab Denpasar sebagai satu keluarga kemudian solid untuk membawa perubahan yang berarti bagi Gereja dan Tanah Air.” kata Edo.

Dalam kesempatan yang sama, ketua Forkoma PMKRI Bali 2012-2022, Prof. Yohanes Usfunan mengungkapkan, saatnyalah Forkoma PMKRI Bali harus dipimpin oleh generasi muda agar spirit dan jiwa muda itu membara untuk bergerak bersama dalam spirit tiga benang merah PMKRI yaitu, Intelektualitas, Kristianitas dan Fraternitas.

Dikatakan, Forkoma PMKRI dalam langkah selanjutnya harus benar-benar memastikan posisi sebagai organisasi alumni yang mampu memberi arah perjuangan kemasyarakatan kepada anggota PMKRI yang telah melewati masa sebagai anggota PMKRI dan menjadi alumni.

‘Tidak salah bila Forkoma PMKRI meniru langkah-langkah organisasi alumni dari beberapa organisasi Cipayung lainnya yang tetap eksis sampai saat ini. Kalau direfleksikan ke belakang, PMKRI ini cukup besar di masyarakat terutama pada zaman Orde Baru. Setelah reformasi memang cenderung meredup. Itu sebabnya, api semangat harus dinyalakan kembali,’ ujar Prof Yohanes Usfunan.

Berbagai harapan juga diungkapkan mantan ketua DPC PMKRI Denpasar Rian Ngarai dan Komda III Pengurus Pusat PMKRI, Dicky Armando. Harapan serupa juga diungkapkan salah seorang anggota Forkoma, Ximenes Albertus.

‘Kami berharap, Forkoma PMKRI Denpasar pada periode lima tahun ke depan, dapat melakukan terobosan-terobosan eksternal terutama dalam membuka jalan bagi anggota-anggota PMKRI Denpasar yang punya potensi di bidang-bidang yang diperlukan di masyarakat,’ ujar Komda III PMKRI Dicky Armando.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Ganti Dua Menteri Kabinet, Ketua Umum Partai Jadi Menteri Baru

Ketua Forkoma terpilih, Emanuel Dewata Oja menyambut baik harapan-harapan yang disampaikan para juniornya yang masih aktif sebagai anggota PMKRI Denpasar.

‘Memang terlihat sekali bahwa selama ini, baik pada tingkat lokal maupun secara nasonal, gerakan eksteren kemasyarakat kita belum maksimal. Ada satu dua orang kader PMKRI yang mononjol dalam aksi sosial politik dan kemasyarakatan, namun mayoritas ‘bertarung’ secara individu. Kekuatan kita sangat sporadis sehingga tekanannya tidak maksimal. Ini akan kita perbaiki, termasuk meningkatkan intensitas hubungan dan konsolidasi internal baik dengan mahasiswa2 Katolik, tokoh-tokoh Katolik maupun Gereja di Bali,’ pungkas Edo.  (*/Bil)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya