Stefanus Gandi Ajak Siswa Seminari Labuan Bajo Manfaatkan Kecerdasan Bersiap Berwirausaha

29/01/2022 01:45
Pengamat kebijakan publik Stefanus Gandi. (FOTO/Ronsi)
banner-single

LABUAN BAJO Jurnalbali.com

Potensi SDM para siswa Seminari dengan dukungan tingkat kecerdasan di atas rata-rata, harus terus dikembangkan. Panggilan untuk menjadi rohaniwan adalah harapan besar seluruh umat Katolik bagi para lulusan Seminari. Namun jika panggilan untuk menjadi rohaniwan tidak kesampaian, maka jadilah rohaniwan atau ‘pastor awam’ dengan bekal pengetahuan berwirausaha yang memadai.

———————-

Hal itu diungkap Pengusaha muda dan pengamat kebijakan public, Stefanus Gandi saat menjadi nara sumber dalam Seminar Literasi Jurnalistik dan Kewirausahaan di hadapan sekitar 300 siswa Seminari Yohanes Paulus II Loyola Labuan Bajo, jumat 28 Januari 2022 di aula Seminari setempat.

Seminar literasi di Seminari Labuan Bajo adalah giat literasi terakhir yang dilakukan Stefanus Gandi Institute, Perennial Institute dan Tabloid Harian Tani setelah melewati perjalanan Panjang menyusuri Pulau Flores sejak 14 – 28 Januari 2022.

Menurut Stefanus Gandi kegiatan Seminar tersebut sebagai akhir dari semua agenda kegaiatan yang dilaksanakan oleh Stefanus Gandi ( SG ) Institute dan Perennial Institute.

“Kegiatan kita hari ini dimulai sejak tanggal 15 Januari 2022 di Labuan Bajo dan untuk agenda seminar disini, bukan dilewatkan tetapi   karena agenda kegiatan kami ini sangat  padat maka kami bersepakat untuk mengadakan kita hari ini diujung  rangakaian kegiatan kami”, ungkap Stefan.

Ia juga mengatakan antusias dan dari lembaga-lembaga yang sudah pernah di kunjungi itu sangat luar biasa. “Mungkin ini kegiatan yang pertama kali dilakuan oleh oleh lembaga-lembaga, sehingga sambutan dari lembaga-lembaga yang kami kunjungi itu sangat luar biasa”, ungkap pengusaha mudah asal Lembor Manggarai Barat itu.

Dijelaskannya, Pentingnya belajar kewirausahaan sejak dini untuk menanamkan mentalis berwirausaha sejak dini dan dijadikan ilmu kewirausahaan tersebut sebagai ilmu, pola pikir atau mindset yang bekerja dimasa depan.

Baca Juga :   Menparekraf Sandiaga Janji Bantu Pemasaran Produk UMKM Bali di Jakarta

Menumbuhkan ilmu berwirausaha sejak dini terutama di usia adik-adik ini menciptakan individu-individu yang kreatif, inovatif yang kaya dalam mengahadapi hambatan atau kendala hidup kedepan, tentunya individu-individu yang telah dilatih sejak dini tergolong dalam berbagai event dalam pekerjaan dan wirausaha dan menjadi aset utama untuk menumbuhkan produktifitas dan kemandirian pada anak-anak ketika mereka masuk di usia dewasa”, jelasnya.

Romo Prefek SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II  RD. Emil Sarimas, Pr mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Stefanus Gandi ( SG ) Institute dan Paranneal Institute.

“Mewakili kepala Sekolah Menengah Atas Katolik ( SMAK ) Seminari St. Yohanes Paulus II saya ucapkan terima kasih atas kegiatan yang berharga ini”, ungkap Romo Emil.

Romo Emil Juga menjelaskan sejak tahun 2018 Seminari St. Yohanes Paulus II sudah melaksanakan pendidikan calon Imamnya dan kekhususan menerima calon siswi yang bergabung dalam proses pendidikan Seminari.

sejak tahun 2018 seminari ini sudah melaksanakan pendidikan tersendiri dan kekhususan menerima calon siswi yang bergabung dalam proses pendidikan Seminari”, jelasnya.

Dikatakannya, keputusan tersebut memang menimbulkan pro-kontra namun atas dasar pertimbangan bahwa dari data 90 persen proses pendidikan di Seminari itu tidak menjadi Imam, dan hanya 10 persen saja yang berhasil dan secara tidak lansung gereja sudah mempersiapkan misionaris-misionaris awam.

Ia pun berharap dengan diadakannya kegiatan tersebut para calon imam dan juga para siswi SMAK St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo semakin besar dan tinggi dalam aspek kehidupan. “Saya berharap semoga dengan diadakannya kegiatan seminar ini kita semakin besar dan tinggi dalam aspek kehidupan”, harapnya. (*/Robi)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya