Ini Hasil Panen Perdana Sayur Hidroponik Milik Dinas Pertanian dan Pangan Badung

04/05/2021 03:33
Sekda Adi Arnawa saat melakukan panen perdana sayuran Hidroponik berupa Sayur Pokcoy di lobi Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Senin (3/5).
banner-single

MANGUPURA Jurnalbali.com

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung selama ini rupanya telah mengembangkan kreatifitas untuk tidak sekedar duduk di belakang meja sebagai birokrat. Instansi yang berurusan dengan pertanian di Badung ini memanfaatkan pekarangan kantor untuk mengembangkan tanaman sayuran hidroponik. Hasilnya lumayan, terbukti dari panen perdana yang dilakukan Senin 3 Mei 2021 di seputran Kompleks perkantoran Pemkab Badung.

————————-

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa yang turut hadir dalam panen perdana sayuran Hidroponik berupa Sayur Pokcoy di lobi Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, tersebut menyempatkan diri mengunjungi Display Kopi untuk melihat dan mencicipi kopi dan arak kopi (Inovasi minuman kopi dengan arak) yang merupakan hasil petani lokal di Badung Utara.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk mulai menjadi generasi muda yang bergerak di bidang pertanian. Karena menurut Adi Arnawa kalau melihat kondisi  pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kelihatannya semua pihak harus mulai merubah mainset masyarakat agar tidak hanya bertumpu pada satu sektor pariwisata saja, akan tetapi juga bergelut di bidang pertanian.

 

Baca Juga :   Badung Bakal Jadi Pilot Project Percepatan Pelaksanaan Smart City di Indonesia

“Kita harus melakukan redesain dengan mendorong masyarakat menjadi petani-petani muda. Dengan begitu setidaknya nanti bisa membantu masyarakat khususnya generasi muda kita untuk menjaga eksistensi pertanian kita. Dan disamping itu dalam rangka meningkatkan pendapatannya,” ujarnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana mengatakan bahwa pihaknya sengaja membangun media Hidroponik ini dalam rangka memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat termasuk pegawai yang ingin belajar untuk mengembangkan Hidroponik. Karena pertanian dengan media Hidroponik memberikan beberapa keuntungan diantaranya yang pertama dari sisi lahan tidak membutuhkan lahan yang luas sehingga bisa memanfaatkan pekarangan rumah serta pekarangan kantor. Selanjutnya yang kedua dari sisi perawatannya itu sangat mudah seperti halnya tanaman yang dipanen saat ini yaitu tanaman jenis Sayur Pokcoy dalam jangka waktu satu bulan sudah bisa dipanen. “Untuk itu kami ingin mendorong masyarakat yang ingin belajar tentang media Hidroponik, kami persilahkan untuk datang ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Kami akan latih bagaimana cara membuat dan merawatnya,” jelasnya.

 

Ditambahkan juga di masing-masing kantor BPP kecamatan juga sudah tersedia media edukasi baik hidroponik maupun komoditas lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar.  “Silahkan dimanfaatkan untuk belajar mengembangkan sesuai minat dan potensi masing-masing wilayah.  Di masing-masing kantor BPP ini juga ada penyuluh pertanian yang siap mendampingi,” pungkas mantan Kabag Organisasi ini. (*/Ita)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya